MALAS BERGERAK, MALAS HIDUP!

malas bergerak

Malas bergerak, Malas hidup! Kebiasaan malas bergerak mengakibatkan terjadinya sampai lima juta kasus kematian setiap tahun. Apakah fakta ini memiliki makna bagi anda?

Paramenter malas bergerak atau rajin berolahraga dapat diukur dari jawaban anda atas 2 pertanyaan sederhana berikut ini. Jika jawaban anda adalah “ya”, untuk kedua pertanyaan berikut ini, maka anda masuk kategori rajin berolahraga. Jika jawaban anda adalah tidak untuk kedua pertanyaan ini, maka anda termasuk kategori malas bergerak.

Malas bergerak, Malas hidup!

Apakah anda melakukan olahraga 30 menit setiap hari, sebanyak lima kali dalam seminggu? Apakah anda melakukan olahraga intensitas tinggi, sebanyak tiga kali dalam seminggu?

malas-bergerak

Malas bergerak berarti malas hidup. Karena dengan malas bergerak berarti anda sudah menunjukkan betapa anda tidak atau kurang menghargai kehidupan itu sendiri. Sebaliknya, kebiasaan rajin bergerak atau berolahraga berarti menunjukkan adanya semangat hidup. Karena kebiasaan rajin bergerak atau rajin berolahraga membuktikan betapa anda sangat menghargai kehidupan itu sendiri.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal kesehatan The Lancet, menunjukkan adanya pandemik gaya hidup sedentari. Sebuah gaya hidup pasif yang ditandai dengan kebiasaan kurang gerak atau malas berolahraga.

malas bergerak

Para peneliti menemukan bahwa kebiasaan gaya hidup pasif sudah sampai pada tahap mengkuatirkan. Menurut studi ini: tiga orang dari 10 orang yang berusia 15 tahun ke atas, tidak melakukan aktifitas fisik yang direkomendasikan. Hal ini berarti 30 % warga yang berusia diatas 15 tahun, memiliki kebiasaan hidup yang kurang sehat.

Ironisnya, tren kebiasaan malas bergerak ini semakin meluas ke seluruh dunia. Semakin hari semakin banyak orang yang mengembangkan kebiasaan malas bergerak dalam aktifitas keseharian. Kebiasaan malas bergerak ini masih diperparah lagi dengan kebiasaan kurang berolahraga.

Perkembangan teknologi yang semakin canggih justru semakin menyuburkan kebiasaan malas bergerak ini. Pertambahan gadget, smartphone dan komputer membuat orang menjadi semakin malas bergerak.

malas bergerak

Malas bergerak=malas hidup! Rajin bergerak= rajin hidup. Dengan pemahaman sederhana ini, termasuk kategori yang manakah anda?

Kebiasaan rajin bergerak selama 30 menit setiap hari adalah bukti adanya kekuatan kehidupan. Kebiasaan rajin bergerak selama minimal lima kali dalam seminggu, menunjukkan adanya keseriusan dalam menghargai kehidupan ini.

Kebiasaan hidup pasif dapat menjadi ancaman karena akan membuat tubuh lebih rentan pada serangan penyakit. Obesitas adalah salahsatu ancaman yang tidak dapat diabaikan begitu saja. Obesitas atau kegemukan menunjukkan adanya kelebihan kolesterol, kemungkinan trigliserida tinggi dan lemak jahat yang banyak.

Kebiasaan hidup pasif tidaklah baik bagi kesehatan anda. Oleh karenanya, kesadaran akan pentingnya kebiasaan hidup aktif dapat pula menjadi titik balik bagi kesehatan yang lebih prima. Bagaimana menurut anda? Sudahkah anda rajin bergerak hari ini? (Bertinus Sijabat-www.sahuta.com)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *