Faktor Resiko Penyebab Stroke

Sahuta.com-Yogyakarta. Faktor resiko penyebab stroke adalah berbagai faktor yang meningkatkan resiko serangan stroke. Beberapa faktor resiko penyebab stroke yang sudah dikenal diantaranya adalah diabetes mellitus, hipertensi, dan kolesterol tinggi. Kemudian, kebiasaan merokok, stres, kurang aktivitas tubuh, dan kebiasaan minum alkohol juga dapat meningkatkan resiko stroke.

Dalam artikel ini, kami menyajikan faktor resiko penyebab stroke yang dapat dikendalikan. Faktor resiko penyebab stroke ini bahkan jarang dianggap sebagai kebiasaan yang meningkatkan potensi serangan stroke. Oleh karena itu, dengan mengetahui faktor resiko penyebab stroke ini, maka anda akan semakin mudah untuk menghindari serangan stroke.

faktor resiko penyebab stroke

faktor resiko penyebab stroke

Faktor Resiko Penyebab Stroke jarang sarapan pagi

Jangan lewatkan sarapan pagi, karena kebiasaan jarang makan pagi memiliki dampak kesehatan yang tidak baik. Sebuah hasil penelitian mengungkapkan bahwa kebiasaan jarang makan pagi justru meningkatkan resiko stroke!

Tim peneliti dari Jepang melakukan penelitian mengenai pengaruh kebiasaan sarapan pagi terhadap serangan penyakit stroke. Jumlah partisipan yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah sebanyak 82.772 orang.

Seluruh partisipan memliki usia antara 45-74 tahun. Berdasarkan pemeriksaan medis, seluruh partisipan tidak memiliki riwayat penyakit jantung maupun kanker. Jangka waktu penelitian adalah selama 15 tahun, yaitu sejak tahun 1995-2010.

Hasilnya? Dalam jangka 15 tahun, sebanyak 3.772 orang partisipan terkena serangan stroke. Dari jumlah ini, 1.051 orang mengalami pendarahan otak dan 870 orang mengalami penyakit jantung koroner. Para peneliti menemukan bahwa partisipan yang menderita serangan stroke dan jantung ternyata memiliki kebiasaan tidak pernah sarapan pagi. Resiko terjadinya pendarahan otak akan semakin besar terjadi karena hipertensi atau tekanan darah tinggi.

faktor resiko penyebab stroke kurang waktu tidur

faktor resiko penyebab stroke kurang waktu tidur

Faktor resiko penyebab Stroke kurang tidur

Tidur yang berkualitas akan menurunkan resiko serangan stroke. Tidur dalam waktu yang cukup, yaitu antara 7-8 jam sehari adalah jumlah waktu yang sangat memadai untuk menurunkan resiko serangan penyakit stroke.

Tim peneliti dari New York University School of Medicine, melakukan penelitian terhadap kebiasaan tidur terhadaop 288.888 orang dewasa. Jangka waktu penelitian ini adalah selama 11 tahun. Penelitian ini dilakukan sejak tahun 2004-2013.

Hasilnya? Hanya dengan tidur selama 7-8 jam sehari, maka resiko terkena serangan stroke akan menurun hingga 25%. Sebaliknya, partisipan yang tidur kurang dari tujuh jam setiap hari, akan meningkatkan resiko serangan stroke hingga sebesar 22%.

faktor resiko penyebab stroke Malas Berolahraga

faktor resiko penyebab stroke Malas Berolahraga

Faktor Resiko penyebab stroke kebiasaan Olahraga

Kebiasaan malas olahraga memiliki pengaruh yang buruk bagi kesehatan tubuh. Bahkan, kebiasaan malas olahraga akan meningkatkan resiko serangan stroke. Sebaliknya, kebiasaan rajin berolahraga  membuat tubuh fit dan bugar. Bukan hanya itu, kebiasaan olahraga juga bermanfaat untuk menurunkan resiko serangan penyakit stroke.

Cukup dengan olahraga selama 30-60 menit, tiga kali hari dalam seminggu, maka anda sudah menurunkan resiko serangan stroke. Jadi, bila anda ingin terhindar dari serangan stroke, maka salah satu pilihan yang dapat ditempuh adalah mengembangkan kebiasaan rajin berolahraga secara teratur.

faktor resiko penyebab stroke kebiasaan mendengkur waktu tidur

faktor resiko penyebab stroke kebiasaan mendengkur waktu tidur

Faktor Resiko Penyebab Stroke Kebiasaan Mendengkur

Kebiasaan mendengkur bukan pertanda bahwa anda sedang mengalami kelelahan yang luar biasa. Jutru, kebiasaan mendengkur adalah salah satu petunjuk adanya resiko serangan stroke yang harus diantisipasi sejak awal.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh Sleep Heart Health Study mengungkapkan bahwa semakin parah dengkuran, maka akan semakin tinggi pula resiko serangan stroke ischemik. Tingkat keparahan dengkuran ditandai dengan frekwensi dengkuran per jam tidur. Jika jumlah dengkuran lebih besar dari 19 kali per jam, maka resiko serangan stroke akan meningkat hingga 3 kali lipat.

faktor resiko penyebab stroke kebiasaan mendengkur saat tidur

faktor resiko penyebab stroke kebiasaan mendengkur saat tidur

Kurangi Faktor Resiko Kurangi Resiko Stroke

Pastikan bahwa anda mengembangkan kebiasaan tidur yang baik dengan jumlah waktu tidur antara 7 hingga 8 jam per hari. Lalu, kembangkan kebiasaan melakukan aktivitas fisik secara teratur. Cukup dengan olahraga fisik selama 30-60 menit , tiga hari dalam seminggu, maka anda sudah menurunkan resiko stroke.

Kebiasaan sarapan pagi secara teratur juga adalah kebiasaan yang dapat menurunkan resiko serangan stroke. Kemudian, tuntaskan masalah kebiasaan mendengkur dengan mengurangi stres, berolahraga, dan makan asupan sehat sehingga anda menurunkan resiko serangan stroke. (Bertinus Sijabat-www.sahuta.com)

Sumber:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *