Faktor Resiko Penyebab Batu Ginjal

Sahuta.com-Yogayakarta. Faktor resiko penyebab batu ginjal adalah hal-hal yang meningkatkan resiko terbentuknya batu ginjal di dalam ginjal. Batu ginjal adalah endapan mineral padat yang menggumpal di saluran kemih.

Pria memiliki resiko batu ginjal yang lebih besar daripada wanita. Meski demikian, wanita obesitas juga memiliki resiko batu ginjal yang tinggi. Sekali seseorang memiliki batu ginjal, maka resiko kambuh untuk kambuh kembali juga cukup besar yaitu sebesar 50%.

Faktor Resiko Penyebab Batu Ginjal

Faktor Resiko Penyebab Batu Ginjal

Faktor Resiko Penyebab Batu Ginjal Kekurangan Kalsium

Jenis batu ginjal batu kalsium adalah jenis batu ginjal yang paling umum. Namun, orang yang mengonsumsi lebih banyak kalsium justru jarang yang menderita batu ginjal.

Normalnya, senyawa oksalat akan mengikat kalsium di saluran cerna. Namun, kekurangan kalsium justru dapat mengakibatkan senyawa oksalat mengikat kalsium di urine. Kondisi ini akan memicu terbentuknya endapan batu ginjal di dalam ginjal.

Faktor Resiko Penyebab Batu Ginjal Kekurangan Kalsium

Faktor Resiko Penyebab Batu Ginjal Kekurangan Kalsium

Faktor Resiko Penyebab Batu Ginjal Sayuran Hijau

Sayuran berwarna hijau memiliki kandungan senyawa oksalat yang tinggi. Jika mengkonsumsi sayuran hijau secara berlebihan maka hal ini akan mengakibatkan menumpuknya senyawa oksalat di dalam urine. Kondisi ini akan memicu terbentuknya batu ginjal yang tidak diharapkan.

Jadi, asupan makanan sayuran memang baik untuk kesehatan. Tetapi, asupan makanan sayuran hijau yang berlebihan justru meningkatkan resiko batu ginjal. Jika demikian, sayuran yang sehat seperti apa sih? Konsumsilah sayuran secara seimbang, baik sayuran yang berwarna cerah, merah, dan ungu.

Faktor Resiko Penyebab Batu Ginjal Sayuran Hijau

Faktor Resiko Penyebab Batu Ginjal Sayuran Hijau

Faktor Resiko Penyebab Batu Ginjal Makanan Asin

Kurangi asupan makanan yang asin, mengandung natrium dan sodium. Asupan makanan asin, natrium, dan sodium justru akan meningkatkan resiko terbentuknya batu ginjal.

Faktor Resiko Penyebab Batu Ginjal Kurang Buah Jeruk

Jeruk, lemon, dan jeruk nipis adalah kaya senyawa sitrat. Asupan makanan yang kaya sitrat memiliki kemampuan untuk menurunkan resiko batu ginjal. Jadi dengan menambah asupan buah-buahan dari keluarga jeruk, maka kita akan mengurangi resiko batu ginjal.

Faktor Resiko Penyebab Batu Ginjal Kurang Buah Jeruk

Faktor Resiko Penyebab Batu Ginjal Kurang Buah Jeruk

Faktor Resiko Penyebab Batu Ginjal Terlalu banyak daging

Hasil studi yang diterbitkan di dalam jurnal Nutritional Epidemiology mengungkapkan fakta bahwa kelompok vegetarian dan sering makan ikan jarang terkena batu ginjal. Sementara, orang yang makan daging rentan terkena batu ginjal.

Konsumsi daging merah akan meningkatkan resiko batu ginjal. Bahkan, hanya dengan konsumsi 100 gram daging setiap hari, maka anda akan meningkatkan resiko batu ginjal.

Faktor Resiko Penyebab Batu Ginjal Asupan Es Teh dan Daging Merah

Faktor Resiko Penyebab Batu Ginjal Asupan Es Teh dan Daging Merah

Faktor Resiko Penyebab Batu Ginjal Es Teh

Es teh dan soda harus dibatasi agar dapat terhindar dari batu ginjal. Teh adalah sumber senyawa oksalat yang dapat memicu terbentuknya batu ginjal. Jadi, dengan mengurangi  asupan minuman es teh dan soda, maka anda akan mengurangi resiko batu ginjal.

Hindari, kurangi dan hilangkan berbagai faktor penyebab batu ginjal, maka kesehatan ginjal akan menjadi lebih baik. Hanya dengan cara menghindari, mengurangi dan menghilangkan penyebab batu ginjal maka kita dapat meminimalisir terbentuknya batu ginjal bukan?

Faktor Resiko Penyebab Batu Ginjal Asupan Es Teh

Faktor Resiko Penyebab Batu Ginjal Asupan Es Teh

Cara menghancurkan batu ginjal dapat dilakukan dengan menggunakan obat penghancur batu ginjal Magozai dan Legres. Berbagai kisah kesembuhan dari penyakit batu ginjal dan gagal ginjal kronis adalah sebuah petunjuk nyata akan khasiat dan manfaat Magozai dan Legres bagi kesehatan ginjal. Bebaskan diri anda dari masalah batu ginjal dan bebaskan diri anda dari ancaman penyakit gagal ginjal kronis dengan membatasi, mengurangi dan bahkan menghindarkan asupan makanan dan minuman yang meningkatkaan resiko penyakit ginjal. (Bertinus Sijabat-www.sahuta.com)

Sumber:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *